Melepaskan Diri Dari Kekangan

Cara melepaskan diri dari kekangan?


Sumber Gambar : tuntunan-rohani
Kopi Inspirasi.co, Bagaimana cara melepaskan diri dari kekangan? Ini menjadi pertanyaan banyak anak untuk keluar dari bayang-bayang orangtuanya atau keluar dari kendali temannya yang lebih kuat. Orang tidak bisa dikekang kalau tidak ada kebaikan atau kelemahan dalam pribadinya yang mengijinkan orang lain lebih berkuasa, Jadi pertama itu karena kita orang baik, contohnya saja kalau ada orang bilang " eh ini bajunya bagus untuk aku ya.!" untuk bilang tidak itu kan tidak enak, berarti itu orang baik, orang yang tidak baik bilang " enak saja ini kan dagangan" tapi kalau orang yang baik dia akan sungkan. Nah ada orang yang ahli menggunakan kebaikan kita, rasa sungkan kita, rasa tidak enak kita sehingga mengambil keuntungan dengan permintaan2 atau perintah2 langsung, nah kadang2 dia tidak memerintah tapi gayanya yang langsung dan itu membuat kita seperti dikekang, berbeda dengan tipe yang "kalau itu tidak dipake apakah bisa untuk saya?" itu yang baik. Jadi kalau kita itu pribadi yang baik, yang lembut, yang tidak enakan, dll bergaul dengan orang2 yang seperti itu memang akan merasa terkendali dan terintimidasi.

Sekali kita ijinkan diri kita untuk dikendalikan melalui rasa sungkan kita, itu akan mengulang karena orang yang memiliki keyakinan meminta dengan lebih tegas kita semakin tidak enak karena tadinya kita membolehkan. Semakin lama semakin buruk.! yang menjadikannya menyiksa adalah perasaan seperti tidak berdaya, sekarang mari kita mengerti dulu karena ini deritanya banyak orang. Dalam pernikahan juga, istri yang tersikasa karena suami yang dominan dalam segala hal, kita simpan ini dulu sebagai fakta, sekarang mari kita lihat dulu dibalik kehidupan itu, jadi pertama ada kehidupan yang stress sekali karena merasa dikekang dan dibalik kehidupan ini apa? Bagaimana loncatnya? dari orang yang terintimidasi menadi orang yang bebas? Pertama kenali dulu mengapa anda mengijinkan untuk di tindas, orang2 ini mengendalikan anda biasanya karena rasa tidak percaya diri anda, jadi istilahnya gini.. setiap orang itu memerlukan asosiasi makannya ada orang yang ikut partai tertentu, ikut membela tim sepak bola tertentu, dll itu merupakan keinginan untuk menjadi anggota atau untuk terikat dalam satu identitas, nah karena kita minder maka kita mengambil yang terdekat, keluarga, teman sejak kecil.

Kalau yang pas diambil sebagai sahabat yang lebih kuat itu manipulatif, terus mengambil keuntungan dari rasa minder kita maka kita diperdaya. Jadi cara pertama selesaikan dulu rasa tidak percaya diri yang rendah itu, menjadi pribadi yang lebih berani, contoh berani salah dengan cara gini "Maaf yah saya tidak bisa lagi" katakan "TIDAK" sampai lidahmu berdarah. begitu banyak orang yang ketika berada dalam kekangan sulit mengucapkan TIDAK. da anehnya itu bisa berlangsung bertahun-tahun.

Berbaktilah kepada orang tua dengan menjadi pribadi yang lebih mandiri, tidak dengan menjadi anak yang bekerja untuk kerugiannya sendiri hanya karena keuntungan sementara orang tua 'yang tidak amanah'. Anda berhak, kenapa? karena  orang tua anda akan lebiih berbahagia melihat anda Bebar dan Sukses daripada melihat anda menjadi anak penurut yang gak jadi apa2. Jadi pastikan anda mandiri, dan itu sulit sekali terutama kalau orang tua yang mengendalikan kita, maka syukuri kalau ada orang tua yang menghendaki anaknya hidup dalam masa depan yang bebas, tapi siasati dengan anggun, dengan elegan dan penuh kasih kalau orang tua anda kurang pengertian dan bersifat kurang amanah dalam mengambil keuntungan dari kebaikan hati anaknya.

Semoga konten ini bermanfaat.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

6 Hal Penting Untuk Memulai Bisnis di Internet

Membuat Produk yang Sempurna