Melepaskan Diri Dari Kekangan
Cara melepaskan diri dari kekangan?
![]() |
| Sumber Gambar : tuntunan-rohani |
Sekali kita ijinkan diri kita untuk dikendalikan melalui rasa sungkan kita, itu akan mengulang karena orang yang memiliki keyakinan meminta dengan lebih tegas kita semakin tidak enak karena tadinya kita membolehkan. Semakin lama semakin buruk.! yang menjadikannya menyiksa adalah perasaan seperti tidak berdaya, sekarang mari kita mengerti dulu karena ini deritanya banyak orang. Dalam pernikahan juga, istri yang tersikasa karena suami yang dominan dalam segala hal, kita simpan ini dulu sebagai fakta, sekarang mari kita lihat dulu dibalik kehidupan itu, jadi pertama ada kehidupan yang stress sekali karena merasa dikekang dan dibalik kehidupan ini apa? Bagaimana loncatnya? dari orang yang terintimidasi menadi orang yang bebas? Pertama kenali dulu mengapa anda mengijinkan untuk di tindas, orang2 ini mengendalikan anda biasanya karena rasa tidak percaya diri anda, jadi istilahnya gini.. setiap orang itu memerlukan asosiasi makannya ada orang yang ikut partai tertentu, ikut membela tim sepak bola tertentu, dll itu merupakan keinginan untuk menjadi anggota atau untuk terikat dalam satu identitas, nah karena kita minder maka kita mengambil yang terdekat, keluarga, teman sejak kecil.
Kalau yang pas diambil sebagai sahabat yang lebih kuat itu manipulatif, terus mengambil keuntungan dari rasa minder kita maka kita diperdaya. Jadi cara pertama selesaikan dulu rasa tidak percaya diri yang rendah itu, menjadi pribadi yang lebih berani, contoh berani salah dengan cara gini "Maaf yah saya tidak bisa lagi" katakan "TIDAK" sampai lidahmu berdarah. begitu banyak orang yang ketika berada dalam kekangan sulit mengucapkan TIDAK. da anehnya itu bisa berlangsung bertahun-tahun.
Berbaktilah kepada orang tua dengan menjadi pribadi yang lebih mandiri, tidak dengan menjadi anak yang bekerja untuk kerugiannya sendiri hanya karena keuntungan sementara orang tua 'yang tidak amanah'. Anda berhak, kenapa? karena orang tua anda akan lebiih berbahagia melihat anda Bebar dan Sukses daripada melihat anda menjadi anak penurut yang gak jadi apa2. Jadi pastikan anda mandiri, dan itu sulit sekali terutama kalau orang tua yang mengendalikan kita, maka syukuri kalau ada orang tua yang menghendaki anaknya hidup dalam masa depan yang bebas, tapi siasati dengan anggun, dengan elegan dan penuh kasih kalau orang tua anda kurang pengertian dan bersifat kurang amanah dalam mengambil keuntungan dari kebaikan hati anaknya.
Semoga konten ini bermanfaat.

Is it from Mario Teguh? CMIIW
ReplyDelete